Selamat Datang di Rumah Ayah Bunda Nanda

Semoga tulisan di sini membantu meningkatkan kualitas Anda sebagai Calon Orang Tua, Orang Tua, atau Peran Anda lainnya.

Selamat Membaca... :)
Tampilkan postingan dengan label Permainan BERKOMUNIKASILAH DENGANKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Permainan BERKOMUNIKASILAH DENGANKU. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Januari 2011

Permainan BERKOMUNIKASILAH DENGANKU untuk Tumbuh Kembang Otak Bayi (untuk Usia di bawah 6 Bulan)


1# PANGGIL NAMAKU

Mulailah menyapa bayi Anda sejak dalam kandungan pada setiap kesempatan agar ia mengenali suara orang tuanya.
Instruksi:
  • bayi berusia satu hari sudah dapat mengenali saura orang tuanya.
  • Saat si kecil berada dalam boks, panggillah namanya dari pinggir boks.
  • Terus panggil namanya, sampai ia menggerakkan mata atau kepalanya ke arah suara Anda.

2# BELAJAR MENGOBROL

berkomunikasi dengan si kecil sejak dini dapat mempercepat proses belajar berbicara si kecil.

Instruksi:
  • Rajinlah berkomunikasi dengan si kecil mengenai segala kegiatan yang berkaitan dengannya, seperti: "Ayo, sekarang waktunya menyusu", atau "Semalam tidur nyenyak, sayang?".
  • Teruslah mengajaknya bicara meski Anda tidak yakin si kecil mampu memahami perkataan Anda.
  • Semakin sering diucapkan disertai gerakan, bagian otak yang berfungsi memahami bahasa dan kegiatan akan terhubung.


3# BELAIAN SAYANG

seraing menyentuh lembut si kecil dapat memperbanyak jumlah sinapsis dan koneksi otak yang terbentuk.
 
Instruksi:
  • Sentuhan lembaut pada bayi merupakan komunikasi non-verbal.
  • Usaplah punggungnya pada saat si kecil Anda gendong di pundak.
  • Atau usaplah keningnya sambil Anda menyusui. Anda juga dapat melakukannya di tangan dan kaki mungilnya.
  • Resapi energi positif kasih sayang yang mengalir dari tubuh Anda kepadanya saat membelai si kecil.


4# MENGHADAPI TANGIS


cara kita berkomunikasi dengannya sangat mempengaruhi pembentukan karakter si kecil.
 
Instruksi:
  • Ketika si kecil menangis, sering kita tidak mengerti apa yang diinginkannya.
  • Tenang dan cobalah bertanya dengan lembut, "Ada apa, sayang? Kamu haus?"
  • Jangan terpancing emosi oleh tangisnya sehingga Anda melakukan gerakan kasar.
  • Bayi sangat sensitif sehingga tangisnya bisa semakin menjadi.
  • kata-kata lembut akan membantu menenangkannya.
  • Anda pun dapat menemukan apa yang membuatnya menangis.


5# SENANDUNG RIANG


Bernyanyi membantu menstimulus otak bayi dan koordinasi gerak tubuhnya.

Instruksi:
  • Bernyanyilah pada saat mengganti popok atau memandikannya.
  • Nyanyikanlah lagu riang yang berhubungan dengan aktivitas mandi atau mengganti popok, seperti: "Bangun tidur kuterus mandi..."
  • Bernyanyilah dengan wajah riang.
  • Lihatlah ekspresi gembira pada wajah si kecil dan biasanya ia akan berusaha menggerakkan tangan dan kakinya mengikuti irama nyanyian Anda.


6# TATAPAN PENUH MAKNA

Komunikasi non verbal juga dapat membantu perkembangan neuron otak si kecil yang berhubungan dengan perkembangan bahasa.

Instruksi:
  • Tataplah si kecil dengan lembut dari tepi boks si kecil sambil memegang salah atu jeamrainya.
  • Atau gendonglah ia dalam dekapan Anda dan tataplah dengan lembut.
  • Ketika si kecil memperhatikan Anda, tersenyumlah atau buatlah suara-suara.
  • Si kecil biasanya akan merespon dengan melebarkan matanya atau menggerakkan tangan dan kakinya.

7# SUARA-SUARA LUCU

Komunikasi yang terjalin dua arah tentu lebih menyenangkan. kosakata anak pun diperoleh dari percakapan responsif.
 
Instruksi:
  • Bayi usia 3 bulan sudah mulai bicara dengan suara-suara yang mungkin bagi Anda terdengar lucu.
  • Respon suara-suara itu agar ia terdorong lebih banyak bicara meskipun Anda tidak mengerti.
  • Letakkan jeamrinya di bibir Anda saat mengulangi suara itu agar ia merasakan garakan dan udara dari mulut Anda.
  • Seringlah melakukan kegiatan ini agar si kecil lekas berbicara.

    8# MENGENAL NADA

    Jika si kecil mendengar suara parentese denyut nadinya akan berubah.
     
    Instruksi:
    • Gendonglah si kecil dan ajaklah ia bicara dengan saura bernada rendah. Anda akan melihatnya tenagn dan aman.
    • Pada kesempatan lain, cobalah berbicara dengan suara bernada tinggi pada si kecil. Ia akan memperlihatkan reaksi gembira dan denyut jantungnya meningkat.
    • Anda juga dapat bernyanyi dengan nada tinggi dan rendah sambil menggendong si kecil dan lihatlah respon si kecil.